Masjid Istiqlal, Simbol Kemerdekaan Bangsa Indonesia

Masjid Istiqlal dapat menampung hingga 200.000 jemaah sekaligus dan merupakan masjid terbesar di Asia Tenggara. Masjid Istiglal adalah salah satu bangunan bersejarah di Indonesia. Arsitek Masjid Istiqlal, seorang Kristen Protestan bernama Frederich Silaban.

Lima lantai ini melambangkan 5 rukun Islam, jumlah shalat wajib per hari, serta jumlah sila di Pancasila.

Masjid Istiqlal, Simbol Kemerdekaan Bangsa Indonesia

Total waktu yang dibutuhkan untuk membangun Masjid Istiqlal adalah sekitar 17 tahun. Masjid ini selesai dibangun pada 1978 dan ditahbiskan oleh Presiden Suharto.

Akhirnya, pada bulan Juli 1955, juri menentukan Friedrich Silaban sebagai pemenang yang memiliki hak untuk menggunakan desainnya untuk menjadi desain Masjid Istiqlal.

Baca Juga: Keistimewaan Masjid Di Palangkaraya

RMengedarkan informasi tentang ledakan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Senin (16/12). Kepala Humas Kepolisian Metro Jaya, komisaris senior Yusri Yunus, membantahnya.

Renovasi Masjid Istiqlal di Jakarta terus berlanjut. Pekerjaan selesai sejak Mei 2019 dijadwalkan selesai pada bulan Maret.

Classic Hotel adalah pilihan tepat untuk menginap di Jakarta. Dolaners dapat mencapai Masjid Istiqlal dengan kendaraan pribadi atau dengan transportasi umum.

Untuk mencapai Masjid Istiqlal, Dolaners harus melewati gerbang masjid, yang masing-masing memiliki pos penjaga. Gerbang utara, dari arah gerbang air, ke gerbang As Salam, biasanya digunakan sebagai akses VIP.

Lantai pertama adalah untuk kantor, ruang rapat, AC sentral dan instalasi listrik, kamar mandi, toilet, dan ruang binatu. Lantai kedua, untuk sholat yang terdiri dari ruang sholat utama dan teras terbuka yang besar untuk menerima jemaat yang berlimpah, terutama selama shalat Idul Adha dan Idul Adha. 2,15 hektar lahan parkir, yang dapat menampung sekitar 800 kendaraan sekaligus melalui 7 gerbang yang ada. Kualitas aspal untuk halaman, parkir dan jalan dibuat dengan metode aspal kelas satu.

Masjid ini tidak hanya digunakan sebagai layanan ibadah, tetapi juga untuk kantor berbagai organisasi Islam di Indonesia, kegiatan sosial dan kegiatan publik. Masjid ini sering digunakan untuk sholat Jum’at, sholat Idul Fitri dan juga sholat Idul Adha.

Di akhir bulan Ramadhan, kita dapat yakin bahwa Kepala Negara dan pejabat pemerintah utama akan berdoa di sana. Batu fondasi pembangunan Masjid Istiqlal pernah ada di sana. Sebelum masjid resmi dibuka, pembangunannya tidak berjalan mulus karena beberapa alasan. Terutama setelah G30S 1965, ada suksesi kepemimpinan di Indonesia.

Tetapi wajib untuk shalat lima kali lipat, katanya, masih digelar di Masjid Istiqlal. JAKARTA, iNews.id – Orang-orang terus berdatangan ke Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat pada Jumat (20/3/2020), meskipun sholat Jumat dihapuskan. Masjid Istiqlal diketahui membatalkan shalat Jumat selama dua minggu ke depan untuk mencegah pecahnya Covid-19 sesuai dengan kepemimpinan gubernur Jakarta, Anies Baswedan. Presiden Sukarno kemudian mengadakan kompetisi desain untuk Masjid Istiqlal. Bung Karno, yang juga seorang arsitek, menjadi ketua juri.

Unik untuk masjid ini karena arsitektur modernnya adalah desain seorang Kristen Protestan, Frederich Silaban. Masjid Istiqlal juga merupakan tempat di mana Presiden Republik Indonesia melakukan kegiatan keagamaan pada hari libur Islam. Banyak wisatawan lokal dan internasional mengunjungi Masjid Istiqlal setiap hari.

Namun, adzan masih berulang dan masih ada puluhan orang di dalam masjid. Beberapa orang yang membawa sajadah datang ke Masjid Fatahilah untuk salat Jumat.

Taman Deca dan beberapa bangunan lainnya dipindahkan ketika proyek pembangunan Monumen Nasional (Monas) dimulai. Setelah Perang Kemerdekaan Indonesia, ide-ide besar mulai membangun masjid nasional.

Gagasan membangun masjid muncul setelah empat tahun deklarasi kemerdekaan. Gagasan membangun masjid negara sejalan dengan tradisi masyarakat Indonesia yang telah membangun bangunan keagamaan yang monumental sejak zaman kuno, melambangkan kejayaan negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *